• ”Palanta
  •  

    March 2009
    S M T W T F S
    « Jul    
    1234567
    891011121314
    15161718192021
    22232425262728
    293031  
  • Archives

  • Categories

  • Your Address

  • User Online

    counter

Pameran Foto Pinggir Jalan *

pameran foto pinggir jalan

pameran foto pinggir jalan

Jangan salah sangka dulu…Pameran foto yang dimaksud bukanlah pameran foto artistik berseni tinggi, tapi pameran wajah para calon anggota legislatif yang hendak berlaga di Pemilu nanti. Foto–foto dalam poster ukuran raksasa tersebut dapat dengan mudah kita temukan di berbagai sudut kota Padang.

Foto-foto tersebut dibuat semenarik mungkin. Senyum diatur sehingga menimbulkan kesan ramah, wajah diekspresikan sangat bersahabat, berwibawa, dan intelek. Nama lengkap ditulis dengan gelar-gelar akademis, gelar adat, gelar keagamaan, dan gelar panggilan akrab. Tidak ketinggalan, disertakan pula instruksi memilih ”contreng nomor sekian” dan slogan-slogan untuk menarik hati pemilih, dengan embel-embel: membangun nagari, generasi baru, perubahan, persatuan, kemakmuran rakyat, pembangunan dan lain sebagainya. Ada pula caleg yang memuat kata-kata ”putra asli nagari ini” di poster kampanye nya, tetapi sebagian warga justru bertanya-tanya,”kenapa tiba tiba muncul?, kemana saja selama ini ?”

Kemudian alat kampanye tersebut dipajang di pinggir jalan, di persimpangan jalan, di jembatan dan tempat-tempat strategis lainnya. Caleg-caleg saling bersaing merebut hati rakyat, begitu juga dengan poster-poster kampanye ukuran raksasa tersebut saling berebut tempat display strategis. Jika hari ini ada poster kampanye dipasang di pinggir jalan, maka beberapa waktu kemudian juga akan muncul poster caleg lain di sebelahnya ataupun di seberang jalannya. Ada pula yang muncul tiba-tiba seperti hantu, hari ini tidak ada, mendadak besok pagi sudah mancogok saja di simpang jalan.

Tiang listrik dan pohon kayu pun tidak luput dari pemasangan poster kampanye. Pada pohon kayu, alat kampanye tersebut dipasang bersebelahan dengan iklan sedot wc, iklan jasa pindah rumah, iklan sumur bor, dan iklan lainnya yang sudah ada disana lebih dulu.

Berbagai macam cara dilakukan untuk merebut hati rakyat, selain mengadakan “pameran foto pinggir jalan”, moment tertentu juga dimanfaatkan oleh para calon wakil rakyat ini. Misalnya pada pergantian tahun beberapa waktu lalu, ada caleg yang mengutus tim suksesnya mendistribusikan kalender 2009 dari rumah ke rumah, tentu saja kalender yang penuh dengan pesan-pesan politik ”coblos/contreng nomor sekian”, ”putra asli nagari ini”, ”membawa perubahan”, ”memperjuangkan hak rakyat”, dan sebagainya.

Seiring semakin dekatnya Pemilu, partai-partai politik semakin gencar melakukan promosi sehingga semakin ramai poster–poster, banner, spanduk para caleg “menghiasi” wajah kota Padang. Kita sebagai rakyat hendaknya lebih bijak dan hati-hati dalam memilih calon wakil kita tersebut.

Mengingat begitu dahsyatnya usaha merebut hati rakyat, kita perlu waspada, adakah para calon wakil rakyat yang terhormat tersebut benar-benar akan memperjuangkan kepentingan kita ? Ataukah tetap sarupo nan taralah, menjelang Pemilu rakyat dibujuk, dijanjikan, dibuai rayuan saja ?

* Tulisan ini sudah dimuat di Harian Padang Ekspres

One Response

  1. Wah memang kok lagi banyak pameran foto nich..

    Jadinya sepet pemandangan jalannya akibat dari foto yang tak karuan…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.